Bandung Cirebon Lewat Cipali Atau Sumedang?, ini adalah pertanyaan umum yang timbul setelah dibukanya tol Cipali. Dengan beroperasinya jalan tol Cipali tidak hanya kota Jakarta yang terhubung langsung dengan kota Cirebon melalui tol, namun demikian pula dengan kota Bandung. Akses dari Bandung menuju Cirebon melalui tol Cipali ditempuh melalui tol Purbaleunyi sepanjang 88 Km sampai dengan kawasan Cikampek kemudian disambung langsung dengan tol Cipali melalui pintu tol Cikopo sampai Palimanan dengan jarak 116 Km. Rute ini lebih jauh dari rute biasa melalui kota Sumedang namun waktu tempuh bisa lebih singkat. Untuk anda yang sedang menimbang-nimbang untuk menggunakan rute mana menuju Cirebon dari Bandung, berikut adalah sedikit ulasanya.

Melalui Sumedang

Bandung Cirebon Lewat Sumedang


Rute tradisional Bandung Cirebon ialah melalui kawasan Tanjung Sari, Cadas Pangeran, Sumedang, Majalengka kemudian Cirebon. Rute ini sejatinya masih sangat layak digunakan dengan jarak yang relatif pendek sekitar 145 Km, tantanganya ialah jalan yang berkelok-kelok serta truk dengan muatan berat berkecepatan rendah yang kadang cukup menghambat, di sore hari kemacetan sering terjadi di kawasan Jatinangor, Tanjung Sari sampai dengan sekitar pintu masuk kawasan Cadas Pangeran dari kedua arah, kadang kemacetn ini cukup panjang sehingga waktu tempuh menjadi bertambah sampai hitungan jam. Namun rute ini menawarkan pemandangan alam yang indah, udara yang sejuk serta terdapat banyak spot wisata dan kuliner seperti tahu sumedang, umbi cilembu dan lainya. Di dekat Jatinangor terdapat rumah makan tahu Sumedang yang cukup ramai yakni rumah makan tahu sumedang Sari Kedele.

Saat ini pemerintah tengah membangun jalan tol dari Cileunyi sampai dengan Kertajati dan tersambung langsung sampai ke Cirebon, namun tol yang konon bernama Cisumdawu / Cisumjati ini masih dalam proses pengerjaan yang berjalan lambat karena topografi kawasan yang sulit dan curam. Tol ini juga menghubungkan Bandung dengan Bandara Internasional Kertajati yang juga masih dalam tahap pembangunan dengan jarak sekitar 60 Km. Bila telah selesai, maka waktu tempuh Bandung Cirebon menjadi jauh lebih singkat, mungkin hanya sekitar 1 sampai 1.5 jam saja.

Walaupun melalui jalan lama, bukan berarti rute ini tidak memiliki tol sama sekali, saat ini jalan tol yang dapat digunakan untuk rute Bandung Cirebon melalui Sumedang ialah Tol Purbaleunyi sampai dengan Cileunyi (sepanjang kurang lebih 20 Km), kemudian disambung masuk tol Cipali dari Pintu Kertajati ( Belok kiri dari Kadipaten setelah jembatan Sungai Cimanuk ke arah Kertajati, jarak pintu tol dari sini sekitar 9 Km) atau melaui pintu tol Sumberjaya (dari daerah Jatiwangi). Jika jalur Sumedang ini sedang dalam keadaan lancar (biasanya Jatinangor dan kawasan rawan macet lainya cenderung sepi di pagi hari dan ramai di siang dan sore hari) , waktu tempuh menggunakan jalur ini dengan memanfaatkan tol yang ada bisa sama dengan melalui Cipali lewat Cipularang, dengan jarak tempuh yang jauh lebih pendek dan biaya tol yang jauh lebih murah.

Jaur Sumedang memerlukan kondisi pengemudi dan kendaraan yang prima karena jalan yang dilalui menurun dan menanjak dengan cukup curam, di rute ini juga sering terjadi longsor terutama di musim hujan.

Spot Kemacetan Jalur Bandung Cirebon Lewat Sumedang

Berikut ini adalah beberapa tempat dimana sering terjadi kemacetan di rute antara Bandung Cirebon melalui Sumedang.

1. Jatinangor : Jatinangor merupakan pusat pendidikan, di tempat ini terdapat beberapa kampus besar baik yang memang sudah ada sejak lama seperti IPDN dan IKOPIN maupun kampus hasil relokasi dari kota Bandung seperti UNPAD dan ITB. Pembangunan di kawasan ini sangat pesat, banyak apartemen dibangun juga pusat perbelanjaan, dampaknya ialah tersendatnya arus kendaraan yang lewat. Kemacetan di kawasan Jatinangor biasanya terjadi mulai siang hari dan puncaknya pada sore hari, dan hampir terjadi setaip hari.

2. Tanjungsari : Tanjungsari ialah kota kecamatan yang terletak sebelum kawasan Cadas Pangeran sekaligus titik tertinggi dari rute Bandung Cirebon melalui Sumedang. Ini adalah tempat langganan macet karena Pasar Tanjungsari terletak tepat di tepi jalan provinsi, tidak disiplinya kendaraan umum angkot yang parkir sembarangan juga menambah kesemerawutan tempat ini.

3. Cadas Pangeran : Walaupun tidak sesering dahulu, kadang terjadi kemacetan di kawasan Cadas Pangeran utamanya jika terjadi longsor atau kecelakaan.

4. Cimalaka : Sama seperti kawasan Tanjungsari, di kawasan Cimalaka kerap kali terjadi kemacetan karena pasar dan keramaian lalulintas, di kasawan ini juga banyak keluar masuk truk bermuatan pasir.

5. Kawasan Majalengka - Jatiwangi : Pada waktu-waktu tertentu di kawasan ini kerap kali terjadi kemacetan yang terjadi karena pasar tumpah dan waktu bubar karyawan pabrik garment, kemacetan ini bisa dihindari sengan masuk ke tol Cipali dari pintu Kertajati sebelum memasuki kawasan ini, atau mengatur waktu dengan baik agar tidak terjebak pasar tumbah.

Melalui tol Cipularang - Cipali

Tol Cipali


Rute Bandung Cirebon melalui tol Cipularang - Cipali bisa ditempuh dengan waktu jauh lebih singkat dibandingkan rute tradisional melalui Sumedang utamanya disaat rawan kemacetan di kawasan Jatinangor dan sekitarnya, biasanya waktu tempu melalui rute ini sekitar 2-3 jam, jauh lebih cepat dengan jalur Sumedang di saat ramai yang bisa memakan waktu sampai 4 sampai 5 jam.

Namun demikian rute ini memiliki kelemahan yaitu jarak yang lebih jauh, Bandung Cirebon melalui tol cipali memiliki jarak sekitar 215 km, 70 km lebih jauh dari rute tradisional melalui Sumedang yang pada ujungnya berpengaruh kepada biaya untuk penggunaan bahan bakar. Demikian pula dengan biaya tol yang cukup mahal, yakni sekitar 140 ribu rupiah sekali jalan. Selain itu pemandangan yang dilihat juga cukup membosankan.

Menempuh jarak lebih dari 200 Km melalui jalan tol yang lurus membutuhkan konsentrasi yang tinggi serta kondisi fisik yang prima, pastikan anda cukup tidur sehingga tidak mengantuk dalam menempuh perjalanan ini. Kondisi jalan tol yang lurus juga sering membuat pengemudi tanpa sadar memacu kendaraannya dengan sangat tinggi sehingga di jalan tol ini cukup sering terjadi kecelakaan.

Jadi untuk anda yang tidak mempermasalahkan jarak dan biaya dan hanya memerlukan jaminan waktu tempuh yang cepat, maka rute Tol Cipularang - Tol Cipali pilihanya, namun jika anda tidak terburu-buru dan ingin melakukan perjalanan santai sambil melihat pemandangan dan menikmati wisata kuliner Sumedang, maka jalur tradisional Bandung Cirebon melalui Sumedang adalah pilihanya, di rute ini anda juga masih dapat menggunakan sebagian dari Tol Cipali dari pintu Tol Kertajati atau pintu Tol Sumberjaya. (IndoTravelers)


Artikel Lainya