Komplek Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng

Candi Arjuna Dieng

Bisa dikatakan Komplek Candi Arjuna merupakan komplek candi dengan kondisi paling baik di kawasan Dataran Tinggi Dieng, di dalam komplek candi Arjuna terdapat beberapa candi antara lain Candi Arjuna berada paling ujung, Candi Srikandi, Candi Sembadra dan Candi Puntadewa. Tepat di depan Candi Arjuna, terdapat Candi Semar sebagai candi pendamping. Seluruh candi di komples Candi Arjuna menghadap ke arah barat, kecuali Candi Semar yang menghadap ke Candi Arjuna.


Candi Arjuna Dieng

Sebuah prasasti ditemukan di sekitar komplek candi Arjuna bertuliskan tahun 731 Caka, atau sekitar tahun 809 Masehi, dari sini dapat disimpulkan bahwa kelompok candi ini kemungkinan dibangun pada sekitar abad ke 9 Masehi dan dapat dikatakan sebagai candi tertua di Jawa.

Candi Arjuna Dieng

Komplek Candi Arjuna pertamakali ditemukan kembali oleh seorang tentara Inggris yang sedang berwisata ke kawasan Dataran Tinggi Dieng pada tahu 1814. Saat ditemukan lokasi komplek candi ini berada di bawah air telaga dan terendam air. Pada tahun 1856 dilakukan upaya pengeringan telaga dan pencatatan serta pemotretan oleh pemerintah Hindia Belanda dipimpin oleh seorang berkebangsan belanda bernama Van Kinsbergen.

Candi Arjuna Dieng


Saat ini komplek Candi Arjuna Dieng ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara sekaligus merupakan salah satu tujuan utama wisata di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Komplek Candi Arjuna Dieng pun telah ditata ulang (purna pugar) dan diresmikan pada tahun 2008 oleh Menteri Kebudayaan Dan Pariwisata pada saat itu yakni Bapak Ir. Jero Wacik, SE. (Indotravelers)

Peta Lokasi Komplek Candi Arjuna Dieng




Artikel Lainya