Klenteng Agung Sam Poo Kong merupakan salah satu tujuan wisata utama di kota Semarang. Selain berfungsi sebagai tempat peribadatan, klenteng ini memiliki sejarah yang panjang berkaitan dengan seorang pelaut ternama dari negeri China pada masa dinasti Ming yang bernama Sam Po Tay Djien atau Laksamana Zheng He atau dikenal juga dengan nama Laksamana Cheng Ho. Klenteng ini sekaligus merupakan simbol perpaduan antara kebudayaan China dan Jawa, bisa ilihat dari arsitektur bangunanya serta penamaan beberapa tempat yang ada seperti Makam Kyai Juru Mudi dan Mbah Kyai Jangkar.


Klenteng Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong

Diceritakan dalam sejarah bahwa pada tahun 1416, Laksamana Cheng Ho beserta armadanya sedang berlayar di kawasan sekitar Laut Jawa, kemudian salah seorang dari awak kapal yang bernama Wang Jing Hong tiba-tiba sakit keras, awak kapal ini merupakan seorang juru mudi dan sangat berpengaruh bagi kelancaran pelayaran Laksamana Cheng Ho, maka sang laksamana pun langsung memerintahkan armadanya untuk sejenak merapat dan membuang sauh di kawasan sekitar pantai yang sekarang bernama pantai Simongan, Desa Mangkang di kota Semarang. Beberapa orang percaya bahwa nama dari Desa Mangkang berasal dari bahasa dialek Hokkian "Wakang" yang berarti perahu besar, desa ini konon pernah dijadikan tempat perbaikan perahu-perahu berukuran besar dari armada Laksamana Cheng Ho.

Klenteng Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong

Pada mulanya klenteng ini dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama Gedung Batu karena bentuknya yang berupa goa batu besar. Di dalam goa tersebut terdapat sebuah altar beserta patung-patung Sam Po Tay Djien / Laksamana Cheng Ho yang diperuntukan sebagai tempat bersembahyang atau berziarah. Bangunan megah / gedung utama klenteng Sam Poo Kong yang ada sekarang ini merupakan bangunan baru yang dibangun pada tahun 2002 dan selesai pada tahun 2005 atas binaan dari Bapak Ir. Priambudi Setiakusuma. Di dalam komplek klenteng Sam Poo Kong terdapat beberapa tempat peribadatan utama antara lain:

Tempat Pemujaan Klenteng Besar

Klenteng Sam Poo Kong


Ini merupakan tempat utama Klenteng Sam Poo Kong sekaligus lokasi Goa Sam Poo lama berada, tempat ini juga merpakan pusat dari seluruh kegiatan yang ada di Klenteng ini. Di tempat ini juga dibangun sebuah Goa Sam Poo baru yang didalamnya terdapat patung Laksamana Cheng Ho beserta dua orang pengawalnya yang sangat berjasa bernama Law Im dan Thio Kee, sedangkan Goa Sam Poo lama masih ada dan masih terawat dengan baik. Di dalam Goa Sam Poo terdapat sumber mata air yang tidak pernah kering meskipun di musim kemarau, air dari mata air ini sering diambil oleh umat yang beribadat di tempat ini karena dipercaya memiliki kekuatan untuk menyembuhkan penyakit.

Tempat Pemujaan Dewa Bumi (Tho Tee Kong)

Merupakan tempat bagi umat yang beribadat mengucapkan rasa terima kasih yang besar kepada Dewa Bumi karena telah memberikan tanah yang subur, kekayaan alam yang sangat beraneka ragam serta hasil panen yang melimpah ruah.

Tempat Pemujaan Kyai Juru Mudi

Seperti diceritakan sebelumnya dimana salah seorang awak armada Laksamana Cheng Ho yang bernama Wang Jing Hong bertugas sbagai juru mudi mengalami sakit keras dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Wang Jing Hong tinggal di tempat ini, kemudian mendirikan patung di Goa Sam Poo untuk menghormati Laksamana Cheng Ho. Wang Jing Hong meninggal pada usia 87 tahun dan dimakamkan di samping Goa Po Kong, makam inilah yang kemudian dikenal sebagai Makam Kyai Juru Mudi.

Tempat Pemujaan Mbah Kyai Jangkar

Sebuah ruangan dimana terdapat jangkar kapal berukuran besar melambangkan kebesaran dari armada Cheng Ho, jangkar kapal ini digunakan sebagai alat bantu untuk konsentrasi dalam kegiatan sembahyang atau semedi.

Pohon Rantai

Masih di dalam area Tempat Pemujaan Mbah Kyai Jangkar, terdapat sebuah pohon yang batangnya menjuntai dan melilit menyerupai lilitan kepang rambut, konon batang pohon ini kerap digunakan sebagai pengganti rantai kapal dalam keadaan darurat, oleh karena itu pohon ini disebut sebagai pohon rantai.

Relief Cerita Perjalanan Laksamana Cheng Ho

Di dalam kawasan klengteng Sam Poo Kong juga terdapat relief tiga dimensi berukuran besar memanjang yang mencertakan perjalanan dari Laksamana Cheng Ho berserta armadanya. Relief terdiri dari 10 diorama yang saling bersambungan. Di bawah relief terdapat tulisan yang menjelaskan relief di atas dalam bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin.

Patung Laksamana Cheng Ho

Patung Laksamana Cheng Ho

Patung Laksamana Cheng Ho dengan ukuran besar juga terdapat di dalam kawasan Klenteng Sam Poo Kong. Patung ini dibuat untuk mengenang sang laksamana yang pernah mendarat di tempat ini. Di bawah patung terdapat penjelasan singkat mengenai autobiografi Laksamana Cheng Ho.

Laksamana Cheng Ho lahir di Kunyang, Yunan, Tiongkok pada tahun 1371 di masa kekaisaran Yong Le pada Dynasti Ming. Beliau ditugaskan untuk memimpin armada besar terdiri dari 62 kapal besar dan megah untuk mengunjungi negara-negara di seberang lautan sebagai duta perdamaian.

Klenteng Sam Poo Kong

Pelayaran ini dimulai pada tahun 1405, berangkat dari Suzhou untuk mengunjungi Champa, Sumatra, Palembang, Jawa, Srilangka dan India. Dalam tujuh kali pelayaran besar berikutnya, laksamana Cheng Ho telah berhasil mengunjungi antara lain Selat Hormuz, Teluk Persia, Aden, Afrika, Mogadishu, Somalia, dan Kenya. Bahkan menurut Gavin Menzies, seorang sejarawan angkatan laut Inggris, sejumlah kapal dari armada Laksamana Cheng Ho telah mendarat di benua Amerika pada tahun 1421.

Laksamana Cheng Ho wafat pada tahun 1435 dalam pelayaran pulang dari Kalikut, India. Konon mayatnya dihanyutkan di laut, namun sebagian orang ada juga yang mempercayai bahwa Laksamana Cheng Ho dimakamkan di kota Semarang.

Klenteng Sam Poo Kong

Kawasan klenteng Sam Poo Kong memiliki area parkir yang cukup luas, di dalam area klenteng terdapat pepohonan yang rimbun serta kursi untuk beristirahat, juga terdapat warung / Cafe yang menjual minuman dan makanan kecil. Harga tiket masuk Klenteng Sam Poo Kong untuk umum ialah Rp. 10.000 / Orang (dewasa) dan Rp. 3.000 / Orang (anak-anak). (Yogi, Indotravelers)

Peta Lokasi Klenteng Sam Poo Kong



Artikel Lainya